Rabu, 13 Januari 2010

Kebersamaan


Manusia adalah makhluk sosial yang tidak luput dari bergantung kepada manusia lainnya, oleh karena itu manusia tidak akan pernah mampu untuk hidup sendiri dan menyendiri. Hal ini tercermin dari awal mul manusia itu hidup. Manusia lahir karena bantuan manusia lainnya, tidak akan mungkin manusia itu tiba-tiba hadir didunia ini tanpa seorang ibu yang melahirkan ataupun bantuan orang lain yang membantu sang ibu melahirkan. Dalam kehidupan sehari-haripun manusia tidak bisa hidup tanpa campur tangan ataupun bantuan orang lain disekitarnya, hingga pada saat manusia tersebut meninggal duniapun masih ada dan sudah pasti membutuhkan orang lain untuk mengurus pemakamannya dan mendoakannya. Jadi sudah sepantasnya dan memang menjadi suatu keharusan bahwa manusia itu tidak bersikap sombong ataupun angkuh selama hidupnya. Karena hal itu merupakan perbuatan atau sikap maupun sifat yang sia-sia saja.

Dalam konteks kehidupan sosial, manusia bersikap "saling membutuhkan" dengan manusia lain, masing-masing individu berinteraksi dengan individu lain dalam simbiosis mutualisme yang pasti harus bermanfaat bagi sesama individu tanpa mengucilkan atau membuang solidaritas bagi manusia atau individu yang lainnya. Hal inilah yang mencerminkan dari suatu kebersamaan dalam hidup. Karena kebersamaan itu berawal dari suatu pemikiran untuk mau maju dan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Di dalam tim, kebersamaan itu merupakan modal utama untuk meraih sukses yang ingin diraih.

Kebersamaan merupakan wujud dari hasil pemikiran orang-orang yang berfikir. Bukan berarti yang tidak mempunyai rasa kebersamaan itu merupakan orang yang tidak mempunyai pikiran, namun orang tersebut merupakan orang yang rugi. Karena didalam kebersamaan sangat banyak nilai positif yang terkandung didalamnya. Melalui kebersamaan permasalahan dapat terselelsaikan dengan tepat dan akurat. Karena ada istilah mengatakan bahwa "kepala banyak lebih baik daripada satu kepala" artinya pemikiran yang diutarakan oleh lebih dari satu orang hasilnya pasti akan lebih baik daripada pemikiran satu orang saja. Hal ini jelas karena banyak kepala pasti akan lebih banyak mengeluarkan pilihan-pilihan yang baik untuk kemajuan bersama, lalu kita sebagai manusia menentukan mana yang terbaik atau menggabungkan pemikiran tersebut dan untuk kemajuan bersama.

Jadi, manusia yang merasa mampu bila hidup sendiri merupakan kategori manusia yang sombong dan sudah tidak sepantasnya manusia tersebut berada dikehidupan sosial yang sudah menjadi suatu keharusan dan persyaratan manusia itu berada didunia ini.



Maju dulu baru komentar

3 komentar: